Masa depan LTE

Kenapa LTE (Long Term Evolution) dikembangkan oleh kelompok GSM? apakah sebagai solusi terhadap kebutuhan pelanggan? atau apakah untuk melawan teknologi WiMax? Vendor WiMax dengan gencar meyakinkan pengguna mobile broadband bahwa WiMax 802.16e menjadi solusi terbaik. WiMax menjanjikan kepada pengguna bahwa upload speed 28 Mbps dan download 63 Mbps. WiMax dioperasikan pada band frekwensi 2.3 GHz, 2.7 GHz, 3.5 GHz.

LTE disisi lain menjajikan upload speed 50 Mbps dan download 100 Mbps dan bahkan bisa mencapai 300 Mbps. LTE beroperasi pada band frekwensi 900 Mhz, 1.8 GHz, 2 GHz. LTE dapat dikatakan bagian roadmap pengembangan kemampuan layanan broadband GSM. Teknologi GSM sudah dikenal masyarakat banyak mulai sejak tahun 1995. Seluruh negara dimuka bumi ini telah menggunakan teknologi GSM sebagai solusi telekomunikasi bergerak. Hanya beberapa negara saja yg tidak menggunakannya seperti Korea dan Jepang. Kedua negara ini menggunakan teknologi CDMA 2000 1x namun saat ini Jepang sudah menggunakan teknologi WCDMA sebagai salah satu solusi mobile broadband.  

Kendala penggunaan WiMax umumnya alokasi frekwensi. Indonesia sebagai contoh sampai dengan sekarang belum menetapkan secara pasti band frekwensi WiMax. Banyak yang setuju pada 3.5 GHz dan banyak juga yang tidak setuju karena dikwatirkan mempengaruhi layanan satelite (C-Band). Band Frekwensi 2 GHz sudah dialokasikan untuk pengembangan GSM dan termasuk band frekwensi untuk publik.

Berbicara dari aspek urgensi, apakah bandwidth >50 Mhz urgent? Terminal/ Smartphone produksi terbaru didesain untuk bekerja pada teknologi HSPA (3.6 Mbps) umumnya family GSM dengan teknologi WCDMA. Sejalan dengan pengembangan LTE maka pasti diikuti oleh terminal. Mungkin dalam waktu dekat produsen akan me-launching smart phone yang bekerja sesuai dengan speed LTE +/- 100 MBps. Tantangan, siapa yang menyediakan konten agar pipa optimal? Saya pikir, bisnis konten harus tumbuh dan menjadi “business opportunity” agar bisnis broadband menjadi menarik.

Masa depan LTE bagaimana? apakah dikalahkan oleh WiMAX. Yang jelas saat ini pelanggan sangat familiar dengan GSM dan terminal berbasis turunan kelompok GSM sangat banyak dipasar (mudah diperoleh asal ada duit). Bila performansi 3G/3.5G/HSPA mampu memberikan kepuasan broadband kepada pelanggan maka pelanggan akan lebih menerima LTE dibandingkan dengan WiMax (sb).

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: